Bagaimana Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) ?

outletcoachfactory – PLTA ialah sumber pembangkit listrik yang memakai energi penggerak turbin yang berasal dari air. Bagaimana cara kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air sampai bisa menghasilkan listrik?

Komponen-komponen PLTA

Komponen atau alat yang digunakan untuk menghasilkan listrik tenaga air adalah sebagai berikut.

  1. Bendungan

Fungsinya untuk menyimpan / menampung sumber energi, yaitu air. Bendungan menampung air dalam kuantitas yang besar dan turbin membutuhkan pasokan air yang mencukupi & stabil. 

  1. Penstock atau Pipa Pesat

Pipa pesat berfungsi menyalurkan & mengarahkan air ke turbin. Salah satu ujung pipanya dipasang pada bak penenang, sementara ujung lainnya diarahkan pada cerobong turbin.

  1. Turbin Air

Komponen ini mengubah energi potensial air jadi energi mekanik, kurang lebih prinsipmya mirip kincir angin. Turbin berputar menggunakan fungsi dorong air untuk memutar baling-balingnya..

  1. Generator

Generator berfungsi menghasilkan energi listrik dari energi mekanik. Karena generator terhubung dengan turbin melalui gigi putar, maka generator akan berputar juga saat baling-baling turbin tersebut berputar. 

Dengan mengandalkan turbin untuk memutar kumparan magnet dalam generator, maka akan ada pergerakan elektron & bisa menghasilkan arus listrik AC.

  1. Jalur Transmisi Listrik

Berupa jaringan kabel yang fungsinya mendistribusikan listrik dari PLTA ke wilayah pemukiman dan lokasi lain. Sebelum listrik dipakai pelanggan, tegangan listrik diturunkan terlebih dahulu memakai alat transformator step down supaya bisa digunakan.

Bagaimana Cara Kerja PLTA ?

Prinsip dasarnya ialah perubahan energi potensial dari aliran air menjadi energi listrik. Air yang dibendung lalu dialirkan ke turbin, ketika air tersebut mengenai turbin, energi potensial akan berubah menjadi energi kinetik & sanggup memutar turbin yang menghasilkan energi mekanik.

Energi mekanik dari turbin kemudian dikonversikan oleh generator menjadi energi listrik. Arus listrik tersebut melewati power supply, kemudian disalurkan ke pelanggan via jalur transmisi maupun kabel yang saling terhubung. 

Kabel penyalur listrik tersebut dapat melalui sutet dan juga tiang listrik, hingga sampai ke pelanggan dan dapat dipakai seperti semestinya.

Apa Kelebihan PLTA?

Karena bertenaga air, tentu lebih ramah lingkungan dan gas emisi yang dihasilkan PLTA lebih kecil dibandingkan dengan sumber pembangkit lain. Selain itu, juga mampu menciptakan kapasitas listrik lebih besar dibanding pembangkit lain.

PLTA juga mempunyai masa pemakaian yang cukup panjang, yaitu bisa menghasilkan listrik selama 50 – 100 tahun. Bendungan yang digunakan untuk PLTA juga bisa dimanfaatkan menjadi tempat wisata. Air yang tertampung juga bisa dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat, misalnya untuk mengairi sawah dan sebagai cadangan air saat kemarau.

Baca Juga : 3 Game Tema Memasak Seru Untuk Android dan iPhone Paling Bagus dan Terbaik

Demikian ulasan tentang bagaimana cara kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air. Pembangkit jenis ini memakai sumber energi terbarukan berupa energi air yang mesti terus dikembangkan supaya bisa memenuhi cadangan energi listrik nasional.